BIMA permata yang terpendam
Terinspirasi dari mas yang berinisial D A T saya juga ingin sedikit menceritakan tentang daerah saya sekaligus mempromosikannya ….hehehe
Bima adalah sebuah kabupaten kecil di ujung timur propinsi NTB, banyak yang tidak tahu tentang bima karena kurang informasi padahal bima memiliki potensi alam yang bagus dan tempat wisata yang menarik.
Di bima ada banyak pilihan wisata, ada wisata alam,wisata budaya maupun wisata kuliner. Tidak hanya itu wisata di bima itu unik-unik seperti berwisata di pulau ular. Di pulau itu terdapat banyak ular namun anehnya ular-ular itu tidak menggigit para wisatawan yang berkunjung. Jadi anda selain bisa menikmati keindahan laut anda juga bisa foto bareng-bareng dengan ular-ular yang ada pada pulau tersebut.
Untuk wisata pantai bima juga tidak kalah loh sama pulau bali. Malah menurut saya pantai di bali tidak ada apa-apanya jika di banding dengan pesona laut di bibir samudra hindia yang ada di bima. Nama pantainya adalah pantai rontu dan wane. Disana masih sangat alami dan lautnya sangat bersih dengan warna biru yang menyejukkan bagi setiap mata yang memandang. Tidak hanya dua pantai itu masih banyak sekali pantai-pantai lain yang jika kalau saya jabarkan tidak akan ada habis-habisnya. Saya akan menampilkan foto-foto panorama di bima sehingga para pembaca bisa menilai sendiri. Tidak adil kalau saya menceritakan tanpa ada foto sebagai bukti dari apa yang saya sampaikan.
Untuk wisata budaya bima juga punya andalan loh yaitu pacuan kuda. Memang bima sangat terkenal dengan susu kuda liar yang merupakan salah satu minuman khas yang sangat bermanfaat bagi vitalitas pria. Untuk pacuan kuda sendiri biasannya di adakan pada hari minggu dan acara-acara tertentu. Dan yang uniknya adalah joki dari kuda itu adalah anak-anak kecil. Aneh ??? bagaimana bisa ?? apa anak-anak itu tdk takut ?? mungkin pertanyaan itulah yang ada dalam benak anda sekalian. Tapi itu memang kenyataan. Di bima juga ada sebuah kecematan yang masih sangat alami dan tradisional yaitu kecematan wawo. Kecematan itu masih memegang kuat kebudayaan nenek moyang dan disana ada sebuah pertunjukan yang sangat terkenal yaitu NTUMBU TUTA yang kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia yaitu ADU KEPALA. Betul pertunjukan ini mempertontonkan dua orang yang saling beradu kepala tapi ajaibnya orang-orang tersebut tidak terluka sedikit pun.
Untuk wisata kuliner, bima memilki makanan khas seperti TIMBU, PANGAHA SINCI (kue delapan ), PANGAHA BUNGA (kue bunga ) dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk mengetahui lebih banyak lagi silakan langsung berkunjung ke bima. Saya tunggu kunjungannya. kalau anda berkunjung ke bima jangan lupa mampir di rumah saya…hehehehe
Semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat dan bisa dijadikan informasi untuk tempat liburan bagi anda untuk berlibur menghilangkan stress.

Poting By : Kompasiana
Tags : RAKATEZA















Gunung Sangiang adalah gunung berapi yang masih dalam kategori active explosive yang terletak di kecamatan Wera, 50 km dari Kota Bima. Merupakan cagar alam dengan keanekaragaman flora dan fauna, aangat cocok untuk pendakian vulkanologi. Terdapat gua dasar laut yang merupakan terowongan yang menghubungkan Gunung Sangiang dengan Desa Wisata Sangiang.
Salah satu tempat tamasya bagi masyarakat Bima selain Lawata adalah Kalaki. Kalaki adalah pantai berpasir yang cukup landai, terletak di sebelah selatan kota Bima. Dari kota Bima, melewati Lawata menuju ke arah Lapangan Terbang Palibelo. Di Kalaki, pengunjung bisa bermain air laut yang dangkal, atau piknik sambil menikmati pemandangan laut teluk Bima. Pengunjung Pantai Kalaki umumnya berasal dari kota Bima dan dari kecamatan Woha dan Belo/Palibelo. Pada waktu liburan seperti saat Aru Raja (Lebaran), pantai Kalaki ramai sekali. Para pedagang jauh-jauh hari sudah mendirikan tenda-tenda di pinggir jalan sepanjang pantai. Sebenarnya, pantai Kalaki tidaklah terlalu bagus. Pasirnya bercampur lumpur sehingga kalau dilalui akan menjadi keruh. Di samping itu terdapat banyak batu-batu yang cukup tajam jika diinjak, dan tentu sangat tidak nyaman karena bisa menyandung. Pantai juga terlalu landai sehingga untuk mendapatkan kedalaman yang cukup untuk berenang atau menyelam, pengunjung harus masuk jauh ke dalam laut.
Pantai Ni’u berada di sisi timur teluk Bima, tepatnya di jalan lintas Bima-Sumbawa sekitar 5 km dari terminal Dara Kota Bima. Obyek wisata ini cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal dengan memanfaatkan bangunan Gazebo-Gazebo yang dibangun Pemerintah Kota Bima di tepi pantai ini. Disamping menikmati indahnya panorama pantai, para pengunjung atau orang-orang yang sekedar melepas lelah dari perjalanan jauh dapat menikmati jagung bakar, makanan ringan, buah-buahn dan buah Garoso yang dijual di sisi kiri dan kanan jalan lintas Bima-Sumbawa ini.
Jika orang Bima ditanya tentang tempat-tempat wisata yang berada di Bima, salah satu jawaban yang niscaya disebutkan adalah: Lawata. Lawata memang sudah sejak dulu menjadi sebuah obyek wisata atau tempat piknik bagi masyarakat Bima. Lawata terletak hampir di luar kota Bima, berupa sebuah “tonjolan” ke teluk Bima. Di Lawata terdapat sebuah bukit kecil yang memiliki beberapa buah gua kecil. Pantainya bukanlah tempat yang bagus untuk bermain air, namun air (laut)nya bisa dibilang cukup jernih walaupun kadang berlumpur dan banyak batu-batu yang berserakan. Karena historinya, Lawata kemudian “dibangun”, dibuatkan banyak “cottage” yang berderet di sepanjang pantainya. Setiap cottage memiliki bagian “dalam” yang bisa digunakan untuk lesehan, bagian luar/depan yang bisa digunakan untuk memandang ke arah laut/teluk, dan tempat berbeque di sebelah luar/belakang. Tampaknya, setiap cottage cukup untuk sebuah keluarga atau rombongan yang lebih dari 10 orang.
Campa adalah salah satu desa kecil yang letaknya di kabupaten Bima, NTB, khususnya di kecamatan Madapangga. Letaknya memang jauh dari keramaian, tetapi campa juga menyimpan keindahan alam yang mungkin banyak orang yang belum tahu akan hal ini. Contohnya seperti wana wisata OI TABA, kalo yang ini mungkin sudah banyak yang tahu, tetapi ada satu tempat yang belum orang tahu letaknya yaitu AIR TERJUN, kalau dilihat air terjun ini bisa dikelola untuk dijadikan sebagai wana wisata. 











